Dirjen pajak tolak penggunaan akuntansi international

JAKARTA – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sampai saat ini masih belum bisa menerapkan sistem pungutan pajak yang sesuai dengan International Financial Reporting Standard (IFRS). Sebuah standar akuntansi yang sedang diharmonisasi dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK).

Direktur Peraturan Perpajakan II DJP, John Hutagaol, mengungkapkan terdapat perbedaan yang mendasar antara aturan pencatatan dalam undang-undang dengan IFRS. Perbedaan tersebut menjadi alasan DJP sampai saat ini masih belum menggunakan IFRS.

“Kami harus sesuai dengan UU yang ada dan ada beberapa alasan lainnya yang tidak bisa dirubah begitu saja,” tuturnya ketika ditemui di Plaza Bapindo, Jakarta, Kamis (13/3/2014).

Dia menjelaskan, sektor pajak adalah urusan yang cukup penting untuk diatur dalam aturan tertentu, karena terkait dengan penerimaan negara dan pendapatannya ditargetkan setiap tahun. Oleh karena itu, tidak boleh ada multitafsir dalam setiap kegiatannya.

“Misalnya untuk pajak penghasilan, itu berbasis historical cost sehingga bersifat objektif. Tidak ada tafsiran yang berbeda. Kalau IRFS ini pakai nilai wajar. Kita pakai historical cost, ini berbeda,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya berjanji pihaknya akan segera melakukan kajian-kajian khusus dalam rangka mengadaptasi sistem pencatatan keuangan yang termuat dalam standar akuntansi internasional itu.

Sementara itu, Anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Maliki Heru mengatakan, penyatuan standar pencatatan pajak ini penting bagi pihak korporasi mengingat sampai saat ini pelaku korporasi diwajibkan menyusun dua laporan keuangan.

“Jika kami berikan versi IFRS, maka tidak diterima oleh pajak, oleh karena itu kami mengajukan adaptasi-adaptasi dalam proses akuntansi perpajakan sesuai dengan standar internasional,” tukasnya. (mrt)

 

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2014/03/13/20/954587/ditjen-pajak-tolak-gunakan-standar-akuntansi-internasional

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s