keunggulan wisata Indonesia dan India

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Bidang Perdagangan, Distribusi, dan Logistik, Natsir Mansyur, menilai Indonesia tidak akan dirugikan oleh kesepakatan liberalisasi sektor jasa antara ASEAN dan India. “Indonesia tidak bisa lagi menghindar dari liberalisasi, sudah pasti berdampak. Tapi tidak akan berpengaruh negatif,” katanya kepada Tempo, Ahad, 23 Desember 2012.

Menurut dia, dari sembilan sektor jasa yang dibuka, hanya sektor komputer atau teknologi informasi domestik yang terancam. Sebab, sektor teknologi informasi India jauh lebih unggul daripada Indonesia. Sehingga, sulit bagi pelaku industri Indonesia untuk mengejar ketertinggalan dari India. “Sulit menyaingi India untuk sektor ini. Pasti India akan lebih unggul,” kata Natsir.

Untuk delapan sektor lain, yaitu jasa bisnis, penelitian dan pengembangan, pendidikan, kelautan dan transportasi, telekomunikasi, konstruksi dan teknik, keuangan (non-bank), transportasi udara, pariwisata, dan jasa terkait, Natsir yakin India tidak akan mengungguli Indonesia. Sebab, sampai saat ini nilai transaksi dagang Indonesia pada sektor-sektor ini masih lebih banyak daripada India. Artinya, penetrasi pelaku industri India tidak akan sampai mengancam industri domestik pada delapan sektor tersebut. “Transaksi dagang dengan India masih surplus. Indonesia masih bisa unggul untuk delapan sektor lainnya,” katanya.

Kadin meminta Indonesia untk menjadi tuan rumah di negeri sendiri walaupun liberalisasi sembilan sektor jasa sudah diberlakukan. Pelaku industri harus bisa merebut dan menguasai pangsa pasar sembilan sektor tersebut agar pertumbuhan ekonomi tetap bisa terjaga.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-India yang berlangsung di India pekan lalu telah menyepakati liberalisasi sembilan sektor jasa. Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, menyatakan liberalisasi pada sembilan sektor tersebut diharapkan bisa mendorong ekspansi investor asal Indonesia di India dan sebaliknya.

India sepakat membuka perdagangan di sektor komputer, penelitian, kesehatan, pariwisata, transportasi, komunikasi, keuangan (bank dan non-bank), konstruksi, dan jasa teknik.

Analisis : Indonesia lebih unggul dibidang 8 jenis jasa dibandingkan di India, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk tetap emnajlin hubungan perdagangan antara keduanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s