PERHATIAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI PERMASALAHN SERIKAT PEKERJA SAAT INI

PERHATIAN PEMERINTAH DALAM MENGATASI PERMASALAHN SERIKAT PEKERJA SAAT INI
Serikat pekerja, berdasarkan ketentuan umum pasal 1 Undang-undang Tenaga Kerja tahun 2003 no 17, serikat pekerja merupakan organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

Sesuai dengan pasal 102 UU Tenaga Kerja tahun 2003, dalam melaksanakan hubungan industrial, pekerja dan serikat pekerja mempunyai fungsi menjalankan pekerjaan sesuai dengan kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan produksi, menyalurkan aspirasi secara demokratis, mengembangkan keterampilan, dan keahliannya serta ikut memajukan perusahaan dan memperjuangkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.

Sesuai pasal 5 UU No. 21 Tahun 2000, sebuah serikat pekerja dapat dibentuk oleh minimal 10 orang karyawan di suatu perusahaan. Dalam undang-undang yang sama disebutkan bahwa pembentukan serikat pekerja ini tidak diperbolehkan adanya campur tangan dari perusahaan, pemerintah, partai politik, atau pihak manapun juga. Serikat pekerja juga harus memiliki anggaran dasar yang meliputi :
nama dan lambing, dasar negara, asas, dan tujuan, tanggal pendirian, tempat kedudukan, keanggotaan dan kepengurusan, sumber dan pertanggungjawaban keuangan, ketentuan perubahan anggaran dasar atau anggaran rumah tangga

untuk menjadi anggota dari serikat pekerja sangatlah mudah Pada dasarnya sebuah serikat pekerja harus terbuka untuk menerima anggota tanpa membedakan aliran politik, agama, suku dan jenis kelamin. Jadi sebagai seorang karyawan di suatu perusahaan, anda hanya tinggal menghubungi pengurus serikat pekerja di kantor anda, biasanya akan diminta untuk mengisi formulir keanggotaan untuk data. Ada pula sebagian serikat pekerja yang memungut iuran bulanan kepada anggotanya yang relatif sangat kecil berkisar Rp. 1,000 – Rp. 5,000, gunanya untuk pelaksanaan-pelaksanaan program penyejahteraan karyawan anggotanya. Tidak mahal kan? Tidak akan rugi ketika kita tahu apa saja keuntungan yang didapat.

Banyak sekali keuntungan menjadi anggota serikat pekerja, terlebih jika serikat pekerja perusahaan anda sudah berafiliasi ke federasi serikat pekerja dan konfederasi serikat pekerja.

Sebagai contoh, anggota serikat pekerja akan mendapatkan program-program training peningkatan kemampuan kerja dan diri seperti training negotiation skill, training pembuatan perjanjian kerja bersama, dll. Selain itu, anggota serikat pekerja juga akan mendapat bantuan hukum saat tertimpa masalah dengan perusahaan yang berkaitan dengan hukum dan pemenuhan hak-hak sebagai karyawan

Hak-hak Pokok Pekerja

Ada 6 hak-hak pokok pekerja yaitu sebagai berikut:

1. Hak atas pekerjaan sesuai dengan UUD 1945 pasal 27 ayat 2 yang berbunyi “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.

2. Hak atas pengupahan yang layak sesuai dengan Konvensi ILO No. 100/1.995 yang telah diratifikasi dengan UU No. 87 Tahun 1957 serta PP No. 8 Tahun 1981.

3. Hak atas perlindungan meliputi

a. Perlindungan sosial yang tercermin dalam syarat­-syarat kerja misalnya mengenai pekerja anak, pekerja orang muda, pekerja wanita, waktu kerja, waktu istirahat, dan tempat kerja (UU No. 25 Tahun 1997 tentang ketenagakerjaan),

b. Perlindungan teknis yang tercermin dalam ketentuan kondisi kerja, kesehatan dan keselamatan kerja (UU No. I Tahun 1970).

c. Perlindungan ekonomis, perbaikan pengupahan dan kesejahteraan pekerja (UU No. 3 Tahun 1992 tentang Jamsostek dan No. 8 Tahun 1981).

4. Hak berorganisasi dan berserikat, termuat dalam’ Konvensi ILO No. 98 yang telah diratifikasi di Indone­sia dengan UU No. 25 Tahun 1997 tentang Ketenaga­kerjaan.

5. Hak untuk berunding bersama termuat dalam Konvensi ILO No. 98 yang telah diratifikasi. Hak ini berpuncak pada Kesepakatan Kerja Bersama (KKB).

6. Hak Mogok Kerja, sesuai dengan UU No. 25 Tahun 1997 tentang Ketenagakerjaan.

Serikat pekerja harusnya memihak kepada kepentingan karyawan, harus mengutamakan kesejahteraan karyawan mengenai berbagai hak, antara lain

  1. Jam kerja karyawan

Menurut UU pemerintah yang berlaku setiap karyawan hanya boleh bekerja dalam sehari hanya 8 jam, lebih dari itu harus dihitung sebagai lembur. Dalam lembur juga harus diperhatikan apabila seorang karyawan tersebut telah lembur lebih dari 3 jam maka untuk perhitungan upah lemburnya harus dihitung sama dengan bekerja salam satu hari.

  1. Upah minimal regional

Setiap daerah pastilah berbeda dalam penetapan upah minimal regional. Untuk menntukan upah itu layak atau pun tidak kita bisa lihat dari besarnya penghasilan seorang karyawan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari –hari, untuk sekolah anaknya, dan sisanya sebagai tabungan masa depan. Apabila seorang karyawan itu mampu untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka bisa dikatakan UMR daerah tersebut telah sesuai dan menjadiakn karyawan tersebut bisa dikatakan cukup dan sejahtera. Begitu pula sebaliknay bisa tidak mencukupi maka UMR daerah tersebut perlu dikaji lagi.

Dalam hal ini pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk mengatur masalah standart UMR masing – masing daerah yang harus dipatuhi oleh perusahaan atau pemberi kerja. Dan apabila tida dipatuhi harusnya perusahaan itu dituntut dan bisa jadi dicabut ijin usahanya

  1. Cuti kerja

Masalah cuti kerja pada dasarnay setiap karyawan wajib atau diperbolehkan mengambil cuti setiaptahunnya aabila karyawan itu telah bekerja selama satu tahun.

Dalam satu tahun itu karyawan mendapat cuti selama 12 hari bisa diambil secara bersamaan ataupun secara terpisah. Apabila karyawan tersebut tidak mengambila hak cutinya maka perusahaan harus menggantinya dengan uang yang sesusai dengan kemempuan perusahan tetapi harus wajar

Untuk karyawan wanita meraka berhak meminta cuti hamil, cuti melahirkan  apabila memang karyawan tersebut dalam keadaan hamil dan pada saat akan persalinan.

Ada juga cuti pernikahan, yang diberikan pada setiap karyawan yang hendak menikah

Diluar hal tersebut diatas serikat pekerj ajuga bisa meminta untuk mengajukan sumbangan atau santunan yang diberikan kepada karyawan ayng sedang dilanda musibah

Permasalahan Serikat Pekerja saat ini

Banyak permasalahan yang terjadi dalma hubungannya dengan serikat pekerja antara lainnya yang banyak terjadi di masyarakat belakangan ini :

  1. Permasalahan internal

Permasalahan ini biasanya bersumber pada dalam perusahan sendiri misalanya,

è Masalah keanggotaan : keanggotaan ini harusnya berasal dari seluruh pekerja yang ada pada perusahaan tersebut. Karena mungkin kurang kompak dan kurang timbulnya kesadaran para anggotanya sehingga menyebabkan serikat pekerja ini lemah dan mudah digoyangkan oleh kepemimpinan perusahan

è Adanya pengurus dari serikat pekerja yang kurang sadar akan kebutuhan pekerja

è Rendahnya pengetahuan pengurus/ pimpinan serikat perekerja yang menyebabkan tuntutan ataupun kehendak karyawan sult untuk dikabulkan oleh perusahaan dan dapat dikendalikan oleh management perusahaan

  1. Permasalahan Eksternal

è Rendahnya komunikasi dan kerjasama manajemen/pengusaha;Permasalahan pekerja tidak akan terselesaikan bila suatu manajemen perusahaan menolak bekerjasama dengan serikat pekerja. Padahal hubungan serikat pekerja dengan manajemen merupakan hubungan jangka panjang

è Pemerintah; Hubungan antara serikat pekerja dengan pihak pemerintah memang banyak terkendala karena pihak pemerintah lebih cenderung membela pengusaha daripada pekerja. Pemerintah juga bahkan menganggap bahwa serikat pekerja adalah pergerakan anti pemerintah.

è Pekerja Imigran; Pekerja imigran sering kali menjadi kendala bagi anggota serikat pekerja. Hal ini dikarenakan kecenderungan perusahaan untuk memakai tenaga kerja asing pada posisi/jabatan yang lebih tinggi, sehingga peluang/kesempatan anggota serikat pekerja untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi menjadi terhambat. Selain itu memungkinkan anggota serikat pekerja akan tersingkir dan atau makin murah upahnya.

 

Ini merupakan sedikit dari bermacam – macam masalah yag dihadapi oleh serikat pekerja.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s