perkembangan manusia dalam memenuhi kebutuhannya

Setiap manusia pasti menpunyai kebutuhna yag berbeda- beda. Antara yang satu dengan yang lain mungkinlah tidak sama. Dalam hal memenuhi kebutuhan tersebut manusia dituntut untuk mekakukan sesuatu agar kebutuhna tersebut dapat terpuaskan, misalnya saja bekerja, barter, belanja, dan lain sebagainya.

Kebutuhna manusia dibagi menjadi beberapa kelompok ada yang bersifat primer( kebutuhna pokok, misalnya sandang, pangan dan papan), kebutuhan sekunder(kebutuhan tambahan, misalnya tv, radio,  komputer, lemari dll) dan kebutuhan tertier( kebutuhan atas barang mewah, misalnya mobil, motor, perhiasan dll). Tapi pada dasarnya kebutuhan setiap manusia itu tidaklah sama. Bisa mungkin bisa kebutuhan sekunder golongan menengah ke atas belum tentu merupakan kebutuhan sekunder juga untuk golongan menengah ke bawah, begitu pula sebaliknya.

Pada awal perkembangannya dalam masyarakat yang masih primitif, setiap orang memenuhi kebutuhannya dengan cara mereka masing- masing, misalnya terjadi pertukaran barang dengan barang atau yang sering disebut barter, barang dengan jasa, dan lain sebagainya. Dalam hal pertukaran barang dengan barang tersebut biasa dilakukan bila masing – masing yang akan bertukar barang mempunyai kelebihan dalam satu barang yang dibutuhkan oleh orang lain. Tapi pada kenyataannya mungkin bisa terjadi barang yang hendak ditukar tersebut tidak dibutuhkan oleh orang yang mungkin barangnya kita butuhkan sehingga kebutuhan tersebut tidak dapat terpenuhi. Akhirnya masyarakat perpikir semakin berkembang bagaimana caranya untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. sampai pada saatnya terciptalah suatu alat yang digunakan sebagai alat pembayaran dalam proses pertukaran yang biasa kita sebut dengan uang. Dengan begitu masyarakat akan lebih mudah dalam pemenuhan kebutuhannya tersebut. Sehingga muncullah pedagang, dan pembeli. Masyarakat yang mempunyai barang akan menjual barng dagangannya kepada masyarakat yang membutuhkan yang biasa kita sebut sebagai penjual sedangakan masyarakat yang membutuhkan dan menukarnya dengan uang kita sebut sebagai pembeli.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s